Categories
News

Ketahui 5 Hal Ini Mengenai Biaya Hidup di Australia

Kuliah di luar negeri membutuhkan beberapa wawasan yang diperlukan agar perjuangan anda kuliah bisa lancar dan selesai tepat pada waktunya. Selain informasi mengenai kampus yang akan dituju serta berbagai jurusan dan rangking universitas tujuan kita, salah satu hal yang penting diketahui adalah soal biaya hidup

Baca Juga: Ide Desain Ruangan Kantor

Biaya hidup ini mencakup biaya makan (living allowance), biaya sewa tempat tinggal (housing) dan biaya pendukung lainnya semisal biaya transportasi dan biaya telekomunikasi.

Biaya hidup ini sendiri bisa menghabiskan sekitar 50 sampai 60 persen biaya perkuliahan, karena keberlanjutan kuliah kita di negara orang sangat ditentukan dengan komponen biaya hidup, itulah mengapa dalam beberapa beasiswa yang diberikan pemerintah Indonesia atau Pemerintah Australia untuk studi di Australia, biaya hidup di australia sepenuhnya diberikan dalam bentuk uang di muka.

Ketahui 5 Hal Ini Mengenai Biaya Hidup di Australia

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang informasi mengenai biaya hidup di australia, berikut beberapa informasi penting yang perlu anda ketahui, lalu apa sajakah itu?

1. Biaya hidup di Kota-Kota besar

Pertama, biaya hidup di kota-kota besar di australia jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kota kota menengah ke bawah. Jika anda memilih kuliah di kota Canberra, Sydney dan Melbourne.

Maka anda harus siap siap dengan kondisi ketiga kota tersebut yang biaya hidupnya jauh lebih tinggi. Harga makanan di restoran lebih mahal, harga sewa housing juga lebih mahal, serta ongkos transportasi yang perlu anda pikirkan lebih mendalam. Di peringkat menengah ada kota Brisbane dan Perth baru kemudian di bawahnya Adelaide, selain itu rata rata kota kota Australia mempunyai biaya hidup yang standar.

2. Biaya tempat tinggal

Kedua, gunakan strategi hidup di kota besar. Jika anda telah memutuskan untuk kuliah di kota besar karena faktor beberapa kampus the big five (lima besar) australia berada di kota besar. Maka anda bisa menggunakan strategi mengurangi biaya hidup di australia ala anak Indonesia seperti

Yaitu dengan memilih housing di perbatasan kota, yaitu daerah sub-urban yang jauh lebih murah, konsekuensinya adalah anda harus berinvestasi lebih pada transportasi umum yang agak lama. Selain itu, jika pilihannya tinggal di tengah kota biasa disiasati dengan menyewa secara bersama sama dengan teman-teman mahasiswa.

3. Biaya makan sehari-hari

Ketiga, memasak makanan sehari-hari sangat efektif dalam menghemat biaya hidup di australia. Di australia biaya bahan mentah di grocery biasanya harga standar, jadi anda tinggal membeli tiap akhir pekan, menyimpannya di kulkas atau alat pendingin lainnya baru kemudian memasak setiap hari.

Strategi ini cukup ampuh dalam menghemat biaya hidup di australia. Selain itu, kurang kurangi nongkrong jajan kopi atau makan makanan ringan di restauran mahal.

4. Biaya transportasi

Keempat, biaya hidup di Jerman selalu beriringan dengan biaya transportasi, jadi kalau bisa biaya transportasi anda tekan seminimal mungkin. Seperti anda bisa menggunakan sepeda untuk alat transportasi ke kampus, atau anda berjalan kaki jika tempat sewa anda tidak begitu jauh dari kampus.

Menggunakan fasilitas student card dari jasa transportasi biasanya akan murah dan menguntungkan anda sehingga bisa menekan biaya hidup anda di australia.

5. Biaya visa dan asuransi

Kelima, pikirkan ulang jika anda membawa keluarga untuk studi di australia, membawa keluarga otomatis akan menambah biaya hidup di australia. Selain itu, membawa anggota keluarga juga akan menambah biaya visa dan juga asuransi yang wajib diiikuti oleh seluruh pelajar. Jika anda benar-benar ingin membawa keluarga, cobalah untuk menabung terlebih dahulu agar bisa menyesuaikan dengan biaya hidup di australia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *