Categories
News

Jalan Sunyi Gerilyawan Kurdi Bag14

Di Suriah, rezim Assad bereaksi keras ketika YPG mendeklarasikan ”Federasi Suriah Utara” pada Maret lalu. Untuk pertama kalinya, militer Suriah melancarkan serangan udara di lingkungan Kurdi di utara Kota Hasakah pada medio Agustus lalu. ”Damaskus waswas terhadap kekuatan kelompok Kurdi yang bertumbuh,” begitu menurut Middle East Eye. Mungkin ada benarnya tatkala Erwin Stran, warga Amerika yang pernah berperang bersama YPG, mengatakan bangsa Kurdi hanya berteman dengan pegunungan. Mereka seakan-akan tak memiliki kawan sejati.

Bahkan Amerika, yang selama ini menjadi sekutu YPG di Suriah dan Irak, memilih menyokong Turki dalam operasi ”Tameng Efrat” di Jarabulus. ”Serbuan ke Jarabulus adalah bentuk pengkhianatan Amerika,” ujar Stran kepada ARA News. Menurut dia, operasi ”Tameng Efrat” tidak hanya menampar wajah serdadu Kurdi, tapi juga menyulut kekecewaan mendalam bagi para relawan asing. ”Kami telah bersiaga di tepi Sungai Efrat, sekitar dua kilometer dari Jarabulus, selama lebih dari tiga bulan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *