Categories
Parenting

Hati-Hati Pilih Dressing Salad

Mengonsumsi salad segar yang dilengkapi dressing-nya tentu saja menyehatkan dan nikmat. Sayangnya, tidak semua saus atau dressing untuk salad bisa dikonsumsi dengan aman untuk mamil dan janinnya. Salad adalah salah satu sumber nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan pada masa kehamilan. Mama dapat memilih salad sayur segar atau buah potong, yang bisa dilengkapi dengan kacang-kacangan dan sumber protein, seperti tahu, tempe, dan telur kukus.

Baca juga : Kerja di Jerman

Dibanding dengan sayuran yang sudah dimasak, sayuran mentah mengan dung lebih banyak nutrisi. Sayang, kandungan pestisida serta kemungkinan kontaminasi bakteri pada sayuran mentah tak aman bagi mamil dan janin. Namun, hal ini dapat diantisipasi dengan mencuci bersih sayuran sebelum dikonsumsi menggunakan air mengalir. Diawali  dari mencuci tangan memakai sabun sampai bersih di bawah air mengalir, lalu cuci satu per satu helai daun sayur dengan air mengalir. Setelah bersih benar, keringkan memakai tisu dapur atau tiriskan pada wadah berlubang sampai kering.

Selanjutnya, simpan sayuran dalam wadah tertutup di dalam kulkas hingga dingin sebelum disantap. Sebaiknya sa yuran dikonsumsi saat masih segar hingga dua hari sejak pembelian. Penelitian yang dilakukan oleh tim ahli dari Connecticut Agricultural Experiment Station pada 2000 menemukan, mencuci sayuran dengan air matang lebih efektif dibandingkan dengan air mentah. Untuk menghilangkan mikroorganisme pada sayuran, Mama dapat menggunakan sabun khusus pencuci sayuran yang mengandung 10% cuka, karena larutan cuka mampu mengurangi bakteri dan virus pada sayuran hingga 95%.

DRESSING UNTUK SALAD Nah, salad sayur atau buah belum lengkap jika tak dihidangkan bersama dressing atau biasa disebut saus. Dressing adalah cairan yang dikentalkan serta memiliki rasa tajam dan kecut. Gunanya untuk meningkatkan rasa suatu hidangan dan bisa membuat penampilan sebuah sajian menjadi lebih menarik. Rasa dressing sebaiknya lebih menonjol dari rasa bahan utama. Dressingdapat pula membuat sajian menjadi lebih bernutrisi bila menggunakan bahan-bahan bergizi, seperti jeruk lemon, jahe, dan lainnya. Yang perlu diingat dressing dipakai tidak untuk mengubah rasa asli dari bahan utama salad.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Parenting

Cara Mendapatkan Camilan Yang Sehat Dan Enak

Produsen biskuit Roma Sari Gandum memahami bagaimana seorang ibu sering menemukan kendala dalam memberikan anak-anak makanan yang disukai namun sehat. Oleh karenanya, Roma Sari Gandum mengedukasi orangtua melalui kegiatan talkshow dan story telling mengenai “Dunia Cita Rasa Anak’ di Jakarta Kids Festival 2016.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman

“Membiasakan anak mengonsumsi makanan kaya gizi memiliki tantangan tersendiri bagi para orangtua, karena kebanyakan anak memiliki stigma makanan sehat memiliki rasa yang tidak enak. Mengetahui hal tersebut, orangtua terkadang memaksa anaknya untuk makan tanpa memikirkan dampak mental yang dapat terjadi pada anak seperti takut pada orangtua dan punya persepsi negatif pada makanan sehat karena dipaksa. Padahal, ada cara yang bisa orangtua lakukan agar anak mau kompromi, yaitu negosiasi, tetapkan aturan, contoh ‘one bite rule’ dan berikan pengetahun nutrisi pada anak,” ujar psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, SPsi.

Ahli giziLeona Victoria memperkuat keterangan Vera, “Makanan bergizi sering dikaitkan dengan buah-buahan dan sayuran, namun terdapat jenis makanan lain yang juga memiliki manfaat serta cita rasa yang enak bagi anak-anak, seperti ikan dan kacang-kacangan yang mengandung protein tanpa lemak serta produk susu yang diperlukan bagi kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, biji bijian yang dapat ditemukan dalam roti, sereal, dan camilan juga merupakan sumber kaya serat yang bermanfaat bagi perkembangan otak dan kecerdasan anak.” Serat juga bisa ditemukan dalam camilan. Dengan mengonsumsi camilan, menurunnya stamina dan konsentrasi pada anak yang disebabkan oleh turunnya gula darah dapat dicegah.

Selain itu, untuk mempertahankan rasa kenyang yang lebih lama, camilan yang dikonsumsi sebaiknya memiliki kandungan karbohidrat, protein, dan serat. “Roma Sari Gandum menghadirkan biskuit Roma Sari Gandum Sandwich, sebagai alternatif camilan yang tak hanya kaya akan serat, namun juga enak dikonsumsi sehingga dapat membantu kebiasaan makan yang seimbang. Satu bungkus Roma Sari Gandum Sandwich, dapat membantu memenuhi 18% kebutuhan serat harian orang dewasa, dan 20% serat harian anak-anak,” ujar Annisaa Yusuf, Marketing Manager PT Mayora Indah, Tbk. Rasa cokelat dan kacang, sengaja dipilih oleh Roma Sari Gandum Sandwich agar dapat dinikmati oleh seluruh keluarga karena kedua varian rasa tersebut merupakan rasa yang digemari oleh keluarga Indonesia dan diharapkan dapat mendorong kebiasaan anak dalam mengonsumsi makanan bergizi yang juga enak.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Categories
Parenting

Peduli Kesehatan Limfoma

Kelenjar getah bening atau limfoma merupakan penyakit keenam terbesar di dunia. Tercatat setiap 90 detik, sa tu orang di dunia di nyatakan terdiagnosis kanker limfoma. Artinya, sekitar 400 ribu orang per tahun dinyatakan terdiagnosis limfoma. Berdasarkan data Glo bocan, limfoma bisa menyerang semua umur dan jenis kelamin. Sehubungan dengan hal ini, beberapa waktu lalu di Jakarta di adakan pertemuan para penyintas (survi vor) limfoma yang tergabung dalam Cancer Information & Sup port Center (CISC).

Baca juga : tes toefl Jakarta

Mereka berbagi pengalaman seputar perju angannya saat me la wan kanker. Para survivor kanker merasa senang saat bergabung dalam CISC, ka rena bukan se kadar informasi tentang kanker yang didapatkan melainkan se bu ah keluarga ba ru yang saling men dukung dan saling ber bagi sehingga perjuangan melawan kanker terasa lebih mudah. “Limfoma merupakan kanker yang ber awal dari sel-sel limfosit (sa lah satu sel darah putih) yang merupakan salah satu bagian dari kekebalan tubuh.

Limfoma me nyebar lewat alir an darah dan sis tem limfatik dan tumbuh di bagian-bagian tubuh seperti nodus limfe, limpa, sumsum tulang belakang dan organ lainnya,” ungkap konsultan Divisi Hematologi dan Onkologi Rumah Sakit Cipto Mangun kusumo, Dr. dr. Andhika Rachman, SpPD, KHOM yang turut hadir. Kanker kelenjar getah be ning ter ba gi menja di dua, yakni kanker kelenjar getah bening tie hodgkin (menyerang getah bening) dan non-hodgkin (menyerang sel da ah putih).

Pertum buhan kanker limfoma akan semakin cepat dan menimbulkan banyak gejala sehingga menurunkan sistem kekebalan tubuh. Deteksi kelen jar getah bening dapat dilakukan sejak dini. Cara paling mu dah de ngan me mijat area yang terdapat kelejar getah be ning seperti leher, ketiak, dada, dan paha. Ben jolan akan sema kin mu dah ditemukan pada saat mandi. Lakukan pi jat perlahan saat kondisi tubuh licin oleh sabun.

Sumber : pascal-edu.com