Categories
Resep

3 Resep Kue Khas Lebaran Favorite di Indonesia

Sudah mempersiapkan resep kue khas lebaran? Membuat kue khas lebaran itu ternyata tidak terlalu sulit lho! Apalagi sudah banyak yang memberikan aneka resep kue khas lebaran. Nah, buat kamu yang sedang mencari macam-macam resep kue khas lebaran favorite di Indonesia, artikel berikut ini cocok banget dengan kebutuhan kamu saat ini.

Baca Juga : Membuat Breadstick dengan Mixer Roti

Sekarang untuk membuat kue khas lebaran, sudah sangat mudah dibandingkan dulu. Semenjak perkembangan internet, informasi sangat mudah didapat. Ditambah banyaknya beberapa website yang memang berfokus untuk memberikan resep-resep makanan, tidak terkecuali resep kue khas lebaran.

Buat ibu-ibu yang memang memiliki waktu luang, atau ibu rumah tangga. Tentu membuat kue khas lebaran adalah pilihan yang paling tepat. Selain hemat, resep pun sudah mudah didapatkan sehingga tidak ada keraguan dalam membuat kue khas lebaran. Namun, untuk ibu-ibu yang bekerja, memilih catering kue khas lebaran memang sebuah solusi.

Banyaknya resep kue khas lebaran, tentu menjadi pertimbangan. Perlu adanya penyesuaian biasanya dari orang tua kepada keluarga, seperti mau kue khas lebaran apa yang dibuat? atau menyesuaikan keinginan anak.

Oleh karena itu, agar membantumu dalam memilih beberapa list kue khas lebaran dan resepnya, berikut adalah 3 resep kue khas lebaran favorite di Indonesia, yang bisa kamu buat untuk keluarga tercinta.

1. Kue khas lebaran lidah kucing

Kue khas lebaran pertama yaitu, lidah kucing. Kue asal Belanda ini memang sangat nikmat untuk di momen lebaran. Kue khas lebaran satu ini, memang memiliki tekstur yang gurih dan renyah, serta sangat mudah untuk dibuat di rumah. Lidah kucing juga memiliki varian rasa seperti, vanilla, rainbow, cokelat dan lain-lain.

Bahan-bahan yang diperlukan yaitu:

  • 100 ml putih telur
  • 100 gram margarin
  • 85 gram butter
  • 100 gram gula halus
  • 140 gram tepung terigu protein rendah
  • 10 gram maizena
  • dan 1 tbsp (10 gram) susu bubuk

Langkah-langkahnya yaitu:

  • Kocok putih telur hingga kaku stiff dan sisihkan
  • Kocok campuran margarin dan butter serta gula halus hingga terlihat putih pucat dan mengembang
  • Masukan terigu yang sudah diayak dan aduk secara merata
  • Masukan putih telur perlahan demi perlahan ke dalam adonan
  • Aduk dengan menggunakan spatula hingga tercampur merata
  • Masukan adonan ke kantong berbentuk segitiga
  • Cetak diatas loyang lidah kucing
  • Panggang di suhu 140 – 150 derajat atau sekitar 25 menit (oven gas) dan 160 – 165 (oven listrik)

2. Kue khas lebaran kastengel keju

Kue khas lebaran satu ini memang sangat cocok bagi pecinta makanan keju, kastengel keju. Merupakan salah satu kue kering yang sering dijadikan kue khas lebaran. Kue kastengel keju ini merupakan adaptasi dari jajanan asal Belanda lho, yaitu kaastengels. Tetapi, tentu soal bentuk berbeda.

Baca Juga : 2 Ide Memilih Nasi Box Kekinian yang Lezat

Apabila kamu ingin membuat sendiri, berikut resep bahan-bahan yang dibutuhkan dan cara membuatnya:

Bahan-bahan:

  • 700 gr terigu kunci/segitiga
  • 500 gr mentega mixed margarine (bisa menggunakan blue band 375 gr + 125 gr wisman)
  • 150 gr keju edam parut halus
  • 5 butir kuning telur yang ditambah 1 putih telur
  • 1 sdt gula halus
  • ½ sdt garam (kalau mau gurih dan asin bisa ditambahkan)
  • Polesan menggunakan kuning telur yang ditambah sedikit susu cair
  • Taburan menggunakan keju cheddar yang diparut dan diangin-anginkan terlebih dahulu

Baca Juga : Bakso Ikan Jamur Untuk 5 Porsi ala Catering Sehat Jakarta

Langkah-langkahnya yaitu:

  • Masukan mixed mentega dan margarine sampai halus di wadah
  • Kocok sampai rata dan terlihat agak pucat warna nya
  • Masukan telur satu persatu sekaligus di kocok dengan mixer (speed 1)
  • Masukan keju edam parut, lalu dikocok sampai rata
  • Masukan terigu yang sudah diayak dengan susu bubuk, dengan sedikit-sedikit sambil diuleni pelan
  • Panaskan oven dengan suhu 150 derajat, adonan dicetak ke loyang dengan disiapkan alasi kertas baking.
  • Cetak adonan sesuai bentuk yang diinginkan. tambahkan olesan kuning telur dan keju cheddar yang sudah diparut
  • Panggang adonan di suhu 150 – 160 derajat sekitar 20 menit
  • Setelah jadi dinginkan terlebih dahulu baru dimasukan ke dalam toples

3. Kue khas lebaran putri salju

Terakhir ada kue putri salju, sebagai kue khas lebaran. Sepertinya kue khas lebaran putri salju memang  harus ada di rumah. Biasanya kue salju berbentuk bulan sabit dengan adanya gula halus seperti salju yang menyelimuti kue kering berbentuk bulan sabit. Namun, tidak sedikit kue salju dengan bentuk yang berbeda.

Bahan-bahan:

  • 450 gram tepung terigu
  • 50 gram tepung maizena
  • 200 gram margarin
  • 100 gram gula tepung
  • 100 gram keju parut
  • 1 sdt garam
  • 2 butir kuning telur

Langkah-langkah:

  • Campur tepung dan gula halus, serta aduk rata dan tambahkan garam, setelah itu aduk lagi sampai rata, masukan mentega aduk lagi
  • Berikan kocokan telur kuning dan keju cheddar parut dan aduk sampai tidak lengket ditangan agar mudah dibentuk
  • Pipihkan adonan dengan ketebalan 3 mm, cetak menggunakan cetakan bulan sabit seperti biasa model putri salju
  • Panggang dengan suhu 160 derajat yang kisaran 20 menit
  • Setelah matang, berikan gula tepung dan taburi hingga merata

Baca Juga : Cara Memasak Bakso Siram Sup Tom Yam Untuk 5 Porsi

Itu dia 3 resep kue khas lebaran favorite di Indonesia. Tentu masih banyak kue khas lebaran terutama kue kering lainnya, seperti nastar dan lain-lain. Buat kamu yang belum sempat untuk membuat sesuai resep yang kami berikan, kamu juga bisa memesan melalui catering kue khas lebaran lho! Agar mempermudah buat kamu dalam menyiapkan menu kue khas lebaran.

Categories
Resep

Membuat Breadstick dengan Mixer Roti

Mari kita mulai dengan membuat panganan yang semua orang sukai, iya adalah roti bread stick. campuran adonan roti dan air.

Caratradisional untuk membuat roti dimana mulai dari membuat adonan dasar hingga mempersiapkan pemanggangan untuk memesan roti breadstick tradisional.

Membuat Breadstick Harus Menggunakan Mixer Roti

Banyak restoran menyajikan bread stick, jenis roti yang nikmat sebagai cara untuk mengarahkan tamu ke pengalaman bersantap mereka.

Pada saat yang sama, roti membantu mengenyangkan perut pelanggan yang lapar yang mungkin memilih untuk tidak memesan hidangan pembuka, mengulur waktu untuk dapur Anda menyiapkan hidangan utama tanpa membuat pelanggan menunggu dengan lapar. Meskipun restoran Anda sekarang mungkin mengenakan biaya nominal untuk sekeranjang roti saat ini, Anda tetap harus berusaha agar roti dan biskuit Anda memiliki kualitas yang sama dengan item menu Anda lainnya!

Pertimbangkan bahwa kesan pertama sulit untuk dihilangkan, dan keranjang roti biasanya merupakan makanan pertama yang dicicipi tamu Anda. Jika Anda memilih untuk tidak menawarkan roti atau biskuit sebagai prasyarat untuk hidangan utama, maka sisi sarat karbohidrat ini pasti akan muncul di beberapa item menu utama Anda.

Daripada bermalas-malasan dan membeli roti siap pakai (yang biasanya kurang kesegaran dan rasa yang bisa diberikan oleh roti buatan sendiri!), Pertimbangkan untuk  menggunakan mesin membuat roti (dapatkan di serviamo) dan biskuit Anda di tempat. Banyak yang akan setuju bahwa lebih baik tidak menyajikan roti sama sekali daripada menyajikan sekeranjang wajib pilihan biasa-biasa saja, jadi cobalah beberapa favorit yang telah terbukti dan benar ini di restoran Anda!

Bahan Bahan Breadsticks Tradisional

Bahan Untuk adonan roti:

  1. 1 paket ragi kering aktif
  2. 4 1/4 cangkir tepung serbaguna, ditambah lagi untuk membersihkan debu
  3. 2 sendok makan mentega tawar, lunakkan
  4. 2 sendok makan gula pasir
  5. 1 sendok makan garam halus

Untuk Topping:

  1. 3 sendok makan mentega tawar, lelehkan
  2. 1/2 sendok teh garam kosher
  3. 1/8 sampai 1/4 sendok teh bubuk bawang putih
  4. Sejumput oregano kering

Cara Membuat Adonan dengan Mixer Roti

Membuat adonan: Tempatkan 1/4 cangkir air hangat ke dalam mangkuk mixer roti dan taburi ragi dan sisihkan hingga berbusa, kurang lebih 5 menit.

Tambahkan tepung, mentega, gula pasir, garam halus dan 1 1/4 cangkir ditambah 2 sendok makan air hangat; campur dengan paddle attachment sampai terbentuk adonan yang agak lengket, 5 menit.

Uleni adonan dengan tangan di atas permukaan yang sudah ditaburi tepung hingga sangat halus dan lembut, 3 menit. Gulung menjadi batang kayu sepanjang 2 kaki; potong menjadi 16 potongan sepanjang 1/2-inch. Uleni setiap bagian sedikit dan bentuk menjadi breadstick sepanjang 7 inci; atur 2 inci terpisah di atas loyang berlapis perkamen. Tutupi dengan kain; biarkan mengembang di tempat yang hangat sampai hampir dua kali lipat, sekitar 45 menit. Panaskan oven roti hingga 400 derajat.

Membuat topping: Olesi stik roti dengan 1 1/2 sendok makan mentega dan taburi dengan 1/4 sendok teh garam kosher. Panggang sampai berwarna keemasan, sekitar 15 menit.

Sementara itu, campurkan sisa 1/4 sendok teh garam dengan bubuk bawang putih dan oregano. Olesi breadstick hangat dengan sisa 1 1/2 sendok makan mentega cair dan taburi dengan garam beraroma.