Categories
News

Support Pemerintah untuk Atlit Indonesia

Asian Games akan berlangsung sebentar lagi. Untuk memberi dukungan kepada para atlet yang akan bertanding di setiap cabang olahraga, pemerintah melibatkan Perguruan Tinggi (PT) dengan Harmoni Indonesia 2018 yang berlangsung di Koridor Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (6/8) pagi. Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo selaku penggagas hadir dalam acara tersebut. Kehadiran Jokowi pada acara Harmoni Indonesia 2018 sekaligus memberi semangat para atlet menghadapi ajang Asian Games 2018. “Saudara-saudara sebangsa se-Tanah Air. Pagi ini melaksanakan Harmoni Indonesia 2018, ada dua tujuannya. Pertama, dalam rangka memperingati 73 Tahun Indonesia merdeka. Kedua, untuk memberi semangat kepada atlet-atlet kita yang sebentar lagi akan berlaga di Asian Games,” kata Jokowi yang didampingi sejumlah menteri kabinet kerja dan pejabat negara lainnya. Jokowi juga berharap berbagai persiapan Asian Games berjalan lancar. “Kita ingin sukses dalam penyelenggaraan dan sukses dalam prestasi atlet di Asian Games 2018,” kata Jokowi.

Ia juga menambahkan, selain Asian Games, penyelenggaraan Harmoni Indonesia 2018 ini untuk mempererat semangat persatuan, kerukunan, dan kebangsaan yang merupakan aset terbesar bangsa Indonesia. “Kita memberikan kesadaran, persatuan, kerukunan, dan nasionalisme sebagai aset terbesar bangsa kita,” ujarnya. Apresiasi Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengungkapkan apresiasi dan rasa bangga atas partisipasi seluruh peserta paduan suara “Harmoni Indonesia 2018”. Pasalnya, paduan suara ini melibatkan perguruan tinggi dari 34 provinsi dan mahasiswa WNI di luar negeri yang dipandu oleh Addie MS sebagai konduktor orkestra.

Sebelum acara, Menteri Nasir berkesempatan menyapa beberapa perguruan tinggi melalui video teleconference untuk memastikan kesiapan peserta. Seluruh peserta paduan suara baik dari PTN maupun PTS di 34 provinsi dan enam KBRI terlihat antusias memerahputihkan Indonesia melalui Harmoni Indonesia 2018. Selain paduan suara mahasiswa, acara ini juga dimeriahkan oleh Paduan Suara Pelajar, Paduan Suara Pesantren, Paduan suara TNI dan POLRI, Paduan Suara Lintas Budaya.

Categories
Rumah

Agar Tampilan Rumah Menjadi Modern

SeCondary SKin dapat mengubah tampilan bangunan dalam sekejap. Fakta tersebut yang mendasari indra Holizar, arsitek yang dipercaya oleh sMeC untuk mendesain ulang fasad gedung yang sebelumnya merupakan sebuah restoran. Menurutnya, kondisi bangunan lama tidak layak untuk ditampilkan sebagai sebuah klinik mata, karena mirip ruko. oleh karena itu indra memutuskan untuk mengubahnya dengan memanfaatkan secondary skin. selain desain, hal yang menjadi acuan utama bagi indra dalam merubah tampilan fasad bangunan ini adalah biaya dan waktu pengerjaannya. Desain sebelumnya tidak jadi diterapkan karena estimasi biayanya akan tinggi dan waktu pengerjaannya lama. kemudian agar tidak memakan waktu dan biaya yang berlebih, material yang digunakan adalah Aluminium Composit Panel (ACP). Desain yang dipilih untuk mengubah tampilan fasad bangunan ini adalah dengan menerapkan panel-panel kotak. indra memilih desain ini karena menginginkan sebuah kesinambungan dengan ruang interior dari klinik spesialis mata tersebut. Dari ide tersebut material ACP yang kemudian dianggap cocok untuk diterapkan sebagai pengubah wajah bangunan.

Proses pengelasan maupun perakitan panel-panel ACP, sudah dimulai dari bawah. Jadi panelpanel tersebut dapat langsung dipasang pada rangka yang berupa hollow dan siku pada fasad. Pemasangan panel yang memiliki variasi ukuran mulai dari 60-180 cm kemudian dibuat secara acak dengan variasi panel yang bertekstur kayu. Pola pemasangan panel-panel kotak kemudian dipasang dengan susunan berawalan panel berwarna putih, kemudian kaca. setelah itu yang dipasang adalah panel dengan tekstur kayu yang menjorok kedalam, warna abu-abu, kemudian diakhiri dengan panel berwarna putih lagi. Jadi kalau dilihat dari jauh, material kaca akan tampak seolaholah masuk ke dalam. Pola pemasangan kacanya juga dilakukan dengan cara acak, sehingga menampilkan dinding mosaik pada secondary skin yang mengedepankan nilai estetis ini.

Menurut indra, panel-panel tersebut sengaja dibuat tidak seragam agar nantinya tidak berkesan flat. Permainan modul panel warna yang diacak ini tampak seperti lukisan karya Piet Mondrian, yang identik dengan lukisan kotak berwarna-warni. Untuk perawatannya, indra mengakui cukup mudah, karena hanya perlu dilap laiknya kita membersihkan kaca pada rumah. Proses penyelesaiannya sendiri hanya membutuhkan waktu selama 1,5 bulan. karena itu, secondary skin dengan material dan cara ini dapat memperindah penampilan gedung dalam sekejap.

AlumINIum CompoSItE pANEl

Aluminium Composite Panel (ACP) merupakan material yang menggunakan bahan composite, atau bahan material yang direkayasa dengan bahan alami. keunggulan dari bahan ini adalah bobot materialnya yang ringan dengan kekuatan yang lebih tinggi dan tahan karat. Biaya perakitannya juga lebih murah karena berkurangnya jumlah komponen perakitan dan tidak memerlukan baut-baut penyambung. Material ini juga memiliki varian warna yang cukup banyak, sehingga memiliki nilai estetis sendiri jika digunakan di dalam maupun luar ruangan. Jangan lupa gunakan juga genset agar aktifitas tidak terganggu. Dengan adanya genset kamu tidak perlu khawatir lagi bila listrik di rumah anda terjadi pemadaman. Pastikan membeli genset dari supplier jual genset jakarta yang terpercaya dan bergaransi

Categories
Rumah

Ide Meminimalisir Ruangan agar Terlihat Luas

Ide Meminimalisir Ruangan agar Terlihat Luas – Punya hunian dengan luas terbatas, bukan berarti aktivitas juga ikut terbatas. Dengan pengaturan yang kreatif, sebuah ruang dapat memiliki beragam fungsi. Furniturlah yang menjadi kunci, karena ia dapat mengakomodasi fungsi-fungsi tersebut. Kata “kompak” yang berasal dari kata “compact” dalam bahasa Inggris, dapat berarti padat, menyatu, ringkas, dan berukuran kecil. Syarat-syarat inilah yang harus ada pada furnitur di ruang yang mungil. Furnitur yang kompak akan menghemat tempat, Furnitur Kompak Teks Fransisca Wungu Prasati saat digunakan dan juga saat disimpan. Fungsinya pun dapat lebih dari 1, sehingga tidak perlu furnitur lain untuk mendukung kegiatan yang berbeda. Kali ini, iDEA menyuguhkan aneka furnitur yang didesain dengan konsep tersebut. Ada yang menggunakan sistem lipat, geser, bahkan ada yang dapat dibongkar pasang dengan mudah. Ada pula furnitur yang ukurannya dibuat pas dengan ruang agar irit tempat. Mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda?

Dengan furnitur yang kompak, kita tidak perlu merisaukan terbatasnya kegiatan karena sempitnya lahan. S aat ini, tinggal di hunian dengan luas yang terbatas menjadi sebuah pilihan yang diambil oleh sebagian orang. Tidak dapat dipungkiri, harga tanah yang meroket hingga semakin pesatnya pembangunan membuat bertempat tinggal di hunian yang luasnya terbatas semakin lazim dijalani, entah itu di apartemen maupun di rumah berukuran mungil. Imbasnya, tentu penataan rumah—terutama furnitur dan penempatannya—harus dipikirkan baik-baik. Salah satu masalah dari lahan terbatas adalah kita tidak bisa memilih dan menempatkan furnitur begitu saja. Semua harus dicemati, mulai dari ukuran, fungsi, dan penempatannya pada ruang. Namun, jangan karena lahan terbatas, eksplorasi furnitur kita juga turut menjadi terbatas. Dengan berkembangnya desain furnitur, kini kita dapat menggunakan furnitur kompak di tempat tinggal kita.

Banyak Fungsi

Yang dimaksud dengan furnitur ringkas atau furnitur kompak di sini adalah furnitur-furnitur yang multifungsi, hemat tempat, hingga penempatannya yang fit in pada ruangan. Cobalah kita bayangkan jika sebuah tempat tidur yang tidak hanya sekadar menjadi sarana untuk beristirahat, namun juga dapat digunakan sebagai storage untuk menyimpan barang-barang, mulai dari pakaian hingga bukubuku , sehingga kita tidak perlu menggunakan lemari. Berapa banyak ruang yang dapat kita hemat? Banyak, bukan? Dengan begitu kita tetap mendapatkan kesan kamar yang lapang meskipun sebenarnya ruang tersebut tidaklah luas.

Hemat Tempat

Tidak hanya multifungsi, aspek lain yang menjadi nilai lebih dari furnitur yang kompak adalah hemat tempat, dan penempatannya yang efisien pada ruangan. Hemat tempat bisa berarti furnitur tersebut dapat dilipat setelah selesai digunakan atau dibongkar pasang, sehingga hanya membutuhkan sedikit ruang untuk penyimpanannya. Atau paling tidak pemilihan furnitur tersebut berdasarkan ukuran ruang yang ada. Dengan begitu, ketika ditempatkan tidak akan memakan banyak tempat. Semua aktivitas kita pun akan tetap nyaman, meskipun ditengah terbatasnya lahan.

Bisa Disembunyikan

Coba juga pertimbangkan untuk menerapkan sarana beraktivitas yang dapat disembunyikan. Misalnya meja makan yang dapat ditarik keluar dari meja dapur saat ingin digunakan, atau dimasukkan kembali setelah selesai digunakan, sehingga ruang tetap lapang. Contoh lain adalah meja tamu yang jika beberapa bagiannya ditarik keluar dapat menjadi lebih besar, sehingga nyaman digunakan untuk menyajikan hidangan. Kita juga dapat mempertimbangkan untuk membuat kompartemen tersembunyi di bawah tangga sebagai tempat penyimpanan.

Manfaatkan Ruang

Kita pun dapat memanfaatkan ruang pada bangunan. Misalnya, menambahkan mezanin di ruang dengan langit-langit yang tinggi. Dengan penggunaan mezanin, tentu kita mendapatkan area ekstra yang dapat dimanfaatkan sebagai area untuk kerja, maupun untuk sekadar bersantai. Mezanin itu juga dapat didesain sedemikian rupa sehingga juga dapat berfungsi untuk sarana penyimpanan. Menggunakan furnitur kompak Salah satu jenis furnitur kompak dengan sistem knock down yang dapat memastikan penggunaan ruang maupun area penyimpanan kian efisien karena dapat disimpan dan ditempakan di mana saja. bukan semata karena pilihan kita terbatas. Namun ini semua demi mendukung kenyamanan dan kemudahan dalam hidup yang semakin dinamis. Pikirkanlah ide yang simpel dan mudah untuk diterapkan. Misalnya menggunakan ambalan pada dinding, alihalih lemari untuk menyimpan koleksi buku favorit.

Siapkan genset

Rumah yang minimalis namun luas sangat tepat di terapkan di wilayah bali yang harga tanahnya mulai mahal. Agar rumah semakin nyaman jangan lupa siapkan genset. Genset merupakan perangkat sumber listrik cadangan bila terjadi pemadaman listrik dengan mendadak. Pastikan anda membeli genset di agen jual genset Bali terpercaya serta bergaransi resmi

Categories
News

Hukuman Mati di Hapuskan ?

JAKARTA — Sejumlah kelompok masyarakat sipil kembali mendesak pemerintah untuk menghapus peraturan hukuman mati dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Menurut mereka, hukuman mati tidak terbukti mampu mengurangi angka kejahatan. Peneliti dari Institute Criminal for Justice Reform, Erasmus Napitupulu, mengatakan tidak semua terpidana dianggap layak mendapatkan vonis hukuman mati. Banyak kejanggalan yang ditemukan selama persidangan, tapi tak diindahkan oleh hakim. Vonis mati terhadap Rodrigo Gularte— dieksekusi pada April 2015—misalnya, dinilai tak benar lantaran terpidana asal Brasil itu mengidap gangguan jiwa. Saat ini, Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat tengah mengajukan gugatan ke Komisi Informasi Publik mengenai informasi second opinion hasil pemeriksaan kesehatan Rodrigo. Selain itu, Erasmus melanjutkan, tak pernah ada penjelasan dari pemerintah mengenai tujuan pemberlakuan hukuman mati. “Dalam naskah akademik revisi KUHP tak pernah dijelaskan,” kata dia dalam acara workshop “Mengungkap Kepentingan Politik di Balik Implementasi Hukuman Mati” di Bogor, kemarin. Hukuman mati juga dinilai belum terbukti mampu menciptakan efek jera terhadap pelaku kejahatan.

Peneliti dari IKLAN Amnesty International, Papang Hidayat, menilai hukuman mati merupakan bentuk ketidakmampuan pemerintah menghentikan kejahatan besar. “Meski ada hukuman mati, kasus narkoba masih tinggi,” kata Papang. Tak adanya efek jera dalam penerapan hukuman mati diperkuat oleh hasil riset Amnesty International. Penelitian itu menunjukkan, tingkat kejahatan di berbagai negara tidak tergantung penerapan hukuman mati. Cina, misalnya, meski gencar menerapkan hukuman mati untuk koruptor, faktanya indeks persepsi korupsi di Negeri Tirai Bambu itu tak jauh-jauh dari peringkat 70 setiap tahun. Sebaliknya, Selandia Baru dan Denmark, yang tidak menerapkan hukuman mati, justru mampu duduk di peringkat pertama dan kedua sebagai negara paling bersih dari korupsi. Temuan Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat juga menunjukkan jumlah kasus yang ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak menurun meski pemerintah rajin mengeksekusi terpidana kasus narkoba. Pada 2015, kasus narkoba yang ditangani BNN mencapai 40.897. Tahun lalu, BNN merilis angka kasus yang ditanganinya sebesar 46.537. Padahal, dalam kurun 2015-2016, sebanyak 18 terpidana mati kasus narkoba dieksekusi. Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, Arsul Sani, mengatakan pembahasan pasal hukuman mati dalam revisi KUHP telah rampung.

DPR sudah pasti tidak akan menghapus pasal tersebut. Meski begitu, kata Arsul, dalam revisi undang-undang disebutkan bahwa pemerintah memberikan waktu 10 tahun bagi terpidana mati untuk bertobat sebelum dieksekusi. “Kalau dalam waktu 10 tahun dia menunjukkan kelakuan baik, bisa ada keringanan hukuman, jadi hukuman seumur hidup atau 20 tahun,” kata dia.